Bagi orang yang tinggal di daerah pesisir atapun yang berprofesi sebagai nelayan, lagu dayung sampan pasti sudah tak asing lagi ditelinga. Ya, dayung sampan merupakan lagu khas pesisir daerah banten yang mana sampai sekarang diwariskan dari generasi ke generasi secara lisan tanpa tahu siapa pencipta aslinya. Liriknya yang sederhana dan mudah diingat sering dinyanyikan oleh nelayan dalam kebidupan sehari hari seperti saat mendayung perahu maupun saat sedang santai di pantai. Memangnya seperti apa sih makna lagunya?
Asal Usul Lagu "Dayung Sampan"
Lagu “Dayung Sampan” berasal dari masyarakat pesisir Banten, terutama di wilayah yang terhubung langsung dengan Selat Sunda. Lagu ini mencerminkan kehidupan masyarakat nelayan yang menggantungkan hidup pada laut dan perahu kecil yang mereka dayung setiap hari. Dalam keseharian mereka, aktivitas mendayung sampan bukan hanya pekerjaan fisik, tetapi juga memiliki makna simbolik tentang semangat, ketekunan, dan perjuangan hidup.
Nilai-nilai ini sangat relevan bagi masyarakat pesisir yang hidup berdampingan dengan alam dan mengandalkan kekuatan sendiri. Lagu ini mengajarkan tentang ketekunan, kerja sama, dan tidak mudah menyerah.
Baca Juga : Lirik Lagu Paris Barantai - Kalimantan Selatan : Makna dan Terjemahan
Lirik Lagu Dayung Sampan dan Terjemahan + Penafsiran
Dayung sampan mencari ikan
Mendayung perahu untuk mencari ikan
- (Gambaran kehidupan nelayan yang sederhana dan penuh usaha)
Ikan dicari hai nelayan di tengah muara
Ikan dicari, wahai nelayan, sampai ke tengah muara
- (Menyiratkan perjuangan mencari rezeki hingga ke tempat yang jauh)
Kalau tuan mencari makan
Kalau Bapak sedang mencari penghidupan
- (Pembuka pesan moral tentang cara mencari nafkah)
Cari makan jual suara
Carilah nafkah dengan bersuara
- (Mengajak menggunakan bakat suara: mungkin berdakwah, menyanyi, atau mengajar)
Menjual suara...
Menjual suara...
- (Bisa dimaknai sebagai cara halal mencari nafkah melalui seni atau dakwah)
Lay lay la la la la lay menjual suara
Lay lay la la la la lay, suaramu bisa jadi penghasilan
- (Suara bukan hanya ekspresi, tapi bisa menjadi sumber rezeki)
Lay lay laylay lay lay lay lay lay lay lay lay
Lay lay laylay lay lay lay, ritmenya semangat terus
- (Nada-nada penggugah semangat untuk tetap berjuang dan berkarya)
Dayung dayung dayung dayung dayung sampan...
Ayo terus mendayung sampan tanpa lelah
- (Menggambarkan ketekunan dalam hidup meski menggunakan sarana sederhana)
Dayung sampan sampan didayung
Perahu kecil terus didayung maju
- (Simbol bahwa usaha kecil jika tekun bisa membawa ke tujuan besar)
Sampan didayung hai nelayan
Wahai nelayan, terus dayung sampan
- (Ajakan agar tetap semangat dan tidak menyerah)
Muke tengah lautan...
Sampai ke tengah lautan yang luas
- (Metafora pencapaian besar yang diraih melalui usaha keras)
Kalau tuan mencari jodoh
Kalau kamu sedang cari pasangan hidup
- (Alih tema dari ekonomi ke nasihat hidup dan cinta)
Jangan mencari hai nelayan
Jangan cari ke tengah laut, wahai nelayan
- (Sindiran lucu bahwa cinta sejati sering kali ada di dekat kita)
Hai nelayan lay lay
Wahai nelayan... lay lay
- (Pengulangan lembut sebagai ajakan merenung sambil bergembira)
Lay lay la la la la lay
Wahai nelayan... Lay lay la la la la lay
- (Bagian yang dinyanyikan dengan ceria, mengajak terus bersyukur dan bernyanyi)
Hai nelayan lay lay laylay lay lay lay lay
Wahai nelayan... terus dayung dan bernyanyi
- (Motivasi agar hidup dijalani dengan semangat dan suka cita)
Lay lay lay lay
Lay lay lay lay, semangatnya nggak boleh hilang
- (Penegasan bahwa perjuangan hidup harus dijalani dengan semangat)
Dayung dayung dayung
Teruslah mendayung
- (Akhir yang kembali mengingatkan untuk jangan berhenti berusaha)
Dayung dayung sampan..
Dayung perahumu terus, sampai tujuan
- (Pesan kuat bahwa siapa pun bisa mencapai cita-cita jika konsisten dan semangat)

Post a Comment for "Lirik Lagu Dayung Sampan - Banten : Arti dan Terjemahan"